Sosok Heroik Raindly Putri Kd
Banyak Sosok-sosok heroik yang bisa kita temui di kepengurusan HimaBITS kali ini. Salah satunya adalah Raindly Putri Kd, Bendahara Umum I HimaBITS. Dalam rubrik profil kali ini kita akan mengenal lebih dekat sosok heroik.
Raindly Putri Kumala Djatmiko, itulah nama lengkap dari Mahasiswi Biologi ini. Sulung dari tiga bersaudara pasangan Kumala dan Djatmiko ini memang tergolong aktif dalam berorganisasi.
Tercatat sejak SMA ia telah aktif dalam berorganisasi. Mulai dari Staf Baca tulis AlQuran hingga Staf kemasjidan Sie Kerohanian Islam di sekolahnya. Kini, disela kesibukannya kuliah, ia masih menyempatkan diri untuk aktif di berbagai organisasi kampus, diantaranya adalah staf Humas IECC BEM tahun lalu dan kini sebagai Bendahara Umum Himpunan Mahasiswa Biologi ITS.
Ditanya mengenai motivasinya dalam berorganisasi ia menjawab singkat.“ Hanya ada tiga kata yang menjadi Motivasiku dalam berorganisasi, yaitu Belajar.. belajar dan belajar,” ungkapnya.
Semangatnya dalam berorganisasi pun banyak membuat beberapa rekan terkesan. Pernah suatu saat ia harus berangkat mengantar SPJ dengan tangan dibalut perban. Atau harus pulang larut malam dan jatuh dari motor karena ngantuk
Hal tersebut membuat beberapa rekan terkesan, Ardian salah satunya. Kahima BITS ini mengaku bahwa tipikal totalitas memang jadi ciri Khas Raindly “ Raindly itu tipikal orang totalitas, walau dia tidak fit atau dalam keadaan apapun dia tetap totalitas,” jelasnya.
Seakan mengamini Ardian, Evit rekanya menjelaskan “ Ia sering pulang larut, Nggak tidur semalaman bahkan jatuh dari motor hanya gara-gara ngantuk. Kadang kita harus belajar banyak darinya tentang arti semangat” Ungkapnya.
Harapan Raindly terhadap HIMA BITS : ” Tak ada Kata Sudah Untuk Perjuangan”
Untuk himabits kedepan, mahasiswi yang memiliki motto Try to do the best coz Allah berharap agar HimaBITS harus lebih baik dari sebelumnya. Ia mengatakan bahwa masalah klasik kurangnya komunikasi dan kebijaksanaan membagi waktu untuk Himpunan harus diubah.
Selain itu regenerasi harus tetap ada. Untuk kader-kader baru yang akan berjuang dalam HIMABITS, ia berpesan ”Ingat tak ada kata sudah untuk perjuangan. Komitmen dan lakukan segalanya dengan penuh keikhlasan,”ungkapnya.
Selain itu, mengutip buku La-Tahzan al Qarni ia mengungkapkan bahwa Allah SWT akan mengajari kita rasa sakit agar kita mampu menjadi manusia dewasa. Agar manusia tumbuh. Agar dari sesuatu yang jatuh berkeping-keping manusia akan merakit kembali keutuhannya.
Sesungguhnya hari kemarin adalah impian yang berlalu. Hari esok adalah cita-cita yang indah, sedangkan hari ini adalah kenyataan yang harus dihadapi.
Semangat!! GanBaTte………………………………………….

salam,
penulis harus dicantumkan mas,…
etika jurnalis kan anda sudah paham…